Suara.com - Sejak Joko Widodo deklarasi menjadi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, ia diserang oleh lawan politiknya dengan berbagai cara.
Wujud serangan terhadap Gubernur DKI Jakarta itu mulai dari demonstrasi, adu statement, sajak, bahkan black campaign di media sosial.
Namun, Ketua DPP PDI Perjuangan Effendi MS Simbolon memastikan bahwa langkah Jokowi menuju Pemilu Presiden tidak bisa dihentikan dengan cara apa pun.
"Jika dikendaki Tuhan, Jokowi tidak ada yang bisa menghalanginya sebagai calon presiden," kata Effendi Simbolon dalam diskusi dengan tema 'What's NEXT Indonesia' di Galeri Resto 'n Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (10/4/2014).
Acara diskusi dihadiri oleh lima pembicara utama, yakni Wakil Ketua Majelis Partai Demokrat Marzuki Alie, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, dan Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi serta Kolumnis Pesan Kunci Hendri Satrio.
Dalam diskusi ini para pembicara membicarakan berbagai hal seputar hasil Pemilu Legislatif, termasuk pula peluang koalisi antarpartai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura