Suara.com - Shivanath dan Shivram (12) bocah kembar asal Raipur, India, menolak dipisahkan meski dokter menyatakan kalau keduanya sangat mungkin menjalani operasi untuk dipisahkan.
Mereka hanya mempunyai dua kaki dan satu pinggul untuk digunakan bersama, meski bagian tubuh atasnya seperti kepala dan tangannya normal alias empat lengan.
Orang-orang di desa tempat tinggal Shivanath dan Shivram percaya jika keduanya adalah inkarnasi dari kehidupan sebelumnya.
“Kami tidak berharap dipisahkan. Kami akan tetap seperti ini sampai tua. Kami ingin hidup apa adanya,” ujar Shivram.
Mereka berdua menggunakan anggota tubuhnya bersama untuk mencuci, berpakaian dan makan. Mereka punya satu perut, tapi degan dua lambung, hati dan otak berbeda.
“Kami belajar mandiri. Kami mengendarai sepeda bersama dan bermain kriket tanpa masalah,” tambah Shivanath yang terlkihat lebih lemah.
Dokter percaya mereka bisa dipisahkan, hanya saja salah satu dari mereka pasti akan menderita tanpa kaki dan perlu perawatn lebih intensif. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara