Suara.com - Gempa berkekuatan 7,6 SR terjadi di dekat Kepulauan Solomon pada Minggu (13/4/2014) pagi. Gempa bumi ini memicu dikeluarkannya peringatan tsunami, walau kemudian dibatalkan lagi oleh pemerintah setempat.
Gempa berpusat di 100 kilometer (60 mil) selatan Kira Kira di Pulau Makira pada kedalaman 29 kilometer (18 mil), demikian informasi dari US Geological Survey.
"Sejauh ini, kami belum menerima laporan adanya kerusakan," kata Taylor Constable Fugo dari kepolisian Kira Kira. "Orang-orang merespon peringatan tsunami dengan dengan sangat baik. Mereka semua naik bukit dan dan menunggu instruksi berikutnya."
Pascagempa, pihak otoritas setempat langsung mengeluarkan peringatan tsunami. Tapi kemudian peringatan tersebut dibatalkan lagi setelah aktivitas gelombang tsunami yang muncul hanya kecil atau beberapa sentimeter, demikian informasi dari Pasific Tsunami Warning.
Peringatan tsunami di Fiji, Australia, dan Indonesia juga dibatalkan setelah ukuran gempa direvisi dari sebelumnya 8,3 SR.
Setelah terjadi gempa pertama, terjadi lagi gempa susulan dengan kekuatan 5,9 SR.
Kepulauan Solomon merupakan daerah Pasific Ring of Fire. Daerah ini masuk zona seismik aktif.
Pada tahun 2013, Solomon juga pernah digoyang gempa dengan kekuatan 8,0 SR dan menghasilkan tsunami lokal.Waktu itu, sedikitnya lima orag meninggal dunia. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
Terkini
-
Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
-
Murka PDIP di Kasus Hogi Minaya Bikin Kapolres Sleman Minta Maaf Akui Salah Terapkan Pasal
-
Banjir Jakarta Meluas: 35 RT dan 10 Ruas Jalan Tergenang, Jaktim Terparah
-
Usut Penghitungan Kerugian Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Gus Alex Lagi
-
Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan, Kadis SDA: Bisa Tekan Risiko Banjir 40 Persen
-
Eggi Sudjana Polisikan Roy Suryo Usai Bertemu Jokowi, Kuasa Hukum Singgung 'Kendali Solo'
-
KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Hadiah Nikah Rp1,5 Juta Tak Perlu Lapor, Batas Kado Kantor Dihapus
-
Kepala BGN: Publik Berhak Awasi Menu MBG, Kritik Viral Justru Jadi Teguran
-
Viral Curhat Chiki Fawzi Gagal Jadi Petugas Haji, Kemenhaj Tegaskan Diklat PPIH Bukan Jaminan Lolos
-
KPK Geledah Kantor Dinas Pendidikan Madiun, Duit Puluhan Juta Rupiah Diamankan