- IDAI ingatkan orang tua lengkapi imunisasi anak sebelum perjalanan mudik Lebaran.
- Vaksinasi dan protokol kesehatan kunci cegah penularan penyakit saat mudik.
- IDAI imbau penggunaan car seat dan helm standar demi keselamatan anak.
Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan para orang tua untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang, terutama jika membawa anak-anak. Tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang dinilai meningkatkan risiko penularan penyakit menular seperti campak, batuk, dan pilek.
Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menekankan bahwa langkah paling krusial sebelum melakukan perjalanan jauh adalah memastikan status imunisasi anak telah lengkap.
Vaksinasi merupakan perlindungan utama guna mencegah penyebaran penyakit menular yang sangat cepat seperti campak.
“Vaksinasi adalah benteng pertahanan terkuat bagi anak. Sebelum mudik, pastikan imunisasi anak Anda lengkap, terutama vaksin MR/MMR,” ujar Piprim dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan bahwa pemberian vaksinasi dua dosis terbukti efektif mencegah penularan campak. Kelengkapan imunisasi akan memberikan perlindungan optimal serta ketenangan bagi orang tua selama masa liburan.
Selain vaksinasi, IDAI menyarankan orang tua untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama di perjalanan.
Langkah-langkah tersebut meliputi menghindari kerumunan, menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker di ruang publik atau transportasi umum, serta tidak berbagi peralatan makan dan barang pribadi dengan orang lain.
IDAI juga menyarankan pemilihan destinasi wisata yang lebih selektif. Piprim menyebut tempat wisata indoor seperti museum, pusat sains, atau perpustakaan anak sebagai pilihan yang lebih aman dan edukatif.
“Pilihlah tempat yang melindungi anak dari cuaca ekstrem dan keramaian berlebih. Hindari lokasi yang rawan bencana alam seperti banjir dan longsor,” tambahnya.
Baca Juga: Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
Dari aspek keselamatan berkendara, Sekretaris Umum PP IDAI, Hikari Ambara Sjakti, mengingatkan kewajiban orang tua untuk memastikan anak menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.
“Penggunaan car seat atau sabuk pengaman sesuai usia dan berat badan anak adalah tanggung jawab mutlak orang tua,” tegas Hikari.
IDAI turut menggarisbawahi sejumlah aturan penting, di antaranya penggunaan helm standar bagi anak saat mengendarai sepeda motor, serta larangan membawa anak di bawah usia enam tahun menggunakan kendaraan roda dua untuk perjalanan jauh.
Terakhir, pengemudi diingatkan agar tetap menjaga kondisi fisik dan beristirahat setiap dua hingga tiga jam guna menjamin keselamatan seluruh anggota keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!