Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sholahuddin Wahid (Gus Sholah), mengusulkan agar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lebih baik konsentrasi untuk bisa memimpin koalisi partai politik papan tengah karena secara otomatis partai ini lebih berpeluang mengusung calon presiden sendiri, Mahfud MD atau Rhoma Irama.
Menanggapi ide Gus Sholah, Sekretaris Jenderal DPP PKB Imam Nahrawi mengatakan hal itu nanti akan menjadi pertimbangan PKB. Namun, katanya, untuk merealisasikan gagasan semacam itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
"Jadi tidak mudah merealisasikannya, karena ini menyangkut partai, harapan, ide dan lain sebagainya," kata Imam kepada suara.com, Senin (14/4/2014).
Itu sebabnya, Imam meminta Gus Sholah untuk bersabar dulu serta memberi kesempatan kepada anak muda PKB untuk berekreasi.
Mengenai perkembangan koalisi partai yang sekarang ini sedang dibahas PKB, Imam mengatakan masih terus berproses.
"Masih berkomunikasi, silaturahmi, dan melakukan komunikasi," kata Imam yang kemudian menyudahi pembicaraan karena akan mengikuti rapat lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!