Suara.com - Bakal calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDI Perjuangan Puan Maharani membantah pemberitaan media yang menyebut ada perselisihan antara mereka berdua usai Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu.
Apalagi disebutkan Puan sempat mengusir Jokowi saat pertemuan saat rapat internal PDI Perjuangan usai Pileg lalu.
"Tanya ke Pak Jokowi, Mbak Puan pernah marah nggak?" kata Puan sambil menengok ke Jokowi.
Puan mengatakan hal ini didampingi Jokowi Saat berada di kediaman Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, (14/4/2014).
Jokowi membela Puan dengan mengatakan, Puan merupakan orang yang sabar dan tidak mudah marah.
"Mbak Puan sabar banget gimana mau marah looohhh," kata Jokowi.
Dipuji seperti itu, Puan pun akhirnya menimpali.
“Masa sih yang kaya gini (sambil menunjuk dirinya) bisa marah. Senyum terus. He he he. Didorong-dorong begini (melewati hadangan pewarta) saja tetap ketawa bareng Pak Jokowi. Nah, yang ingin saya tanya dari siapa sumbernya?" tanya Puan.
Pernyataan ini sekaligus membantah pemberitaan Jakarta Post yang menyebutkan Puan sempat mengusir Jokowi saat rapat usai Pileg lalu.
"Saya ingin menjelaskan terlebih dahulu mengenai Mbak Puan dan Jokowi. Tidak ada masalah sama sekali. siapa yg nulis, siapa narasumbernya, saya ingin ngerti. Biar jelas. Nggak ada apa-apa," tutur Gubernur DKI Jakarta ini.
Dia menjelaskan, setelah Pileg, Puan Maharani meninggalkan Jakarta dan pergi ke luar negeri.
"Setelah pencoblosan, Mbak Puan keluar negeri. Jadi nggak ada yang begitu-begitu. Jangan begitu dong. Kita baik-baik saja," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG