Suara.com - Dari hasil hitung cepat pemilu legislatif (Pileg) 2014, Partai Golkar menduduki posisi kedua setelah PDIP. Tapi sampai saat ini dua partai penguasa era Orde Baru itu belum terlihat pergerakannya.
Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio melihat sampai saat ini Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (ARB) masih kekeuh jadi calon presiden (Capres) dari Partai Golkar. Hanya saja ia belum secara terbuka memutuskan siapa yang akan digandeng menjadi wakilnya.
Selain itu ada dua tokoh dari Partai Golkar yang digadang-gadang menjadi calon wakil presiden (Cawapres) terpopuler, ada Jusuf Kalla (JK) dan Akbar Tanjung.
Namun nama JK justru diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), walaupun belum mencapai kata putus. Sedangkan Akbar Tanjung, yang pernah jadi Ketua Umum Partai Golkar, malah mendesak dilakukan evaluasi terhadap ARB atas perolehan suara Golkar.
"Ini mengisyaratkan seperti apa yang terjadi di 6 besar tahun 2004 pada saat Wiranto maju sebagai Capres Golkar, sementara JK merapat ke SBY," ujar Hendri dalam sebuah acara di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, (16/4/2014).
Ia malah menghubungkan ARB dengan penyanyi dangdut Rhoma Irama. Ia melihat kemunculan Rhoma cukup menarik karena berhasil mengerek perolehan suara PKB. Sehingga namanya disebut sebagai salah satu Capres terpopuler.
"Ada yang mengusulkan sebaiknya ARB kalau mau meningkatkan suaranya, lebih baik gandeng Rhoma Irama agar mempunyai pendukung loyal yang lebih riil," papar lelaki botak ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi