Suara.com - Setelah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membuat puisi berjudul 'Raisopopo,' beragam reaksi muncul. Ada yang kebakaran jenggot, ada pula yang santai-santai saja.
Dalam puisi berjudul ‘Raisopopo,’ Fadli Zon menulis tentang dalang dan wayang serta menyinggung soal blusukan.
Di puisi itu, Fadli memang tak menyebut nama orang yang disasar. Tapi, banyak orang menduga puisi tadi ditujukan kepada calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), lantaran istilah ‘rapopo’ semakin populer setelah Jokowi mengatakannya di Jakarta.
Menanggapi berbagai reaksi terhadap puisinya, Fadli Zon kembali menulis di Twitter-nya, @fadlizon.
"Puisi 'raisopopo' kok buat org pd blingsatan. Juga para pasukan nasi bungkus. Santai aja kawan," demikian salah satu tweet Fadli Zon.
Melalui Twitter Fadli Zon menjelaskan bahwa puisi itu ia sampaikan setelah mendapat pertanyaan dari para wartawan.
"Td sore teman2 wartawan Tanya pas Press Conference, ada puisi lagi tdk? Sy blg ada. Mrk minta sy bacakan. Ya itulah "Raisopopo". Skdar puisi," demikian tulisan Fadli Zon di Twitter.
Ini bukan kali pertama Fadli Zon melemparkan puisi yang kemudian ditanggapi banyak pihak sebagai serangan terhadap lawan politik. (baca: Puisi Elite Gerindra Dibalas Puisi Elite PDI Perjuangan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing