Suara.com - Polda Metro Jaya menghimbau sekaligus menunggu laporan lainnya dari orang tua murid di Jakarta International School (JIS) Pondok Indah yang mungkin bisa menjadi korban lain aksi bejat sodomi di sekolah itu.
Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis (17/4/2014), menyusul isu mengenai masih ada korban lain dari kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak di JIS.
"Ini beredar informasinya di dunia maya. Namun demikian, kita harapkan mereka mau melaporkan kepada Kepolisian, baik langsung maupun telepon kepada kita. Dan kita datang apabila memang pernah ada kejadian yang sama ditempat tersebut, walaupun waktunya sudah berlalu," kata Rikwanto.
Sementara Muhamad Ikhsan, Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia(KPAI) ketika dihubungi, Kamis(17/4/2014), memaparkan bahwa masih terdapat banyak korban lain di JIS yang disebabkan oleh kasus serupa.
Bahkan beliau berharap agar polisi cepat membongkar semua masalah ini dengan bukti-bukti baru tersebut.
Kasus sodomi terhadap anak TK JIS di Pondok Indah, Jakarta Selatan, dilakukan oleh Agun dan Awan pada tanggal 20 Maret 2014.
Keduanya dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia, No.23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target