Suara.com - Pertemuan partai politik dan ormas berbasis Islam yang berlangsung di Cikini, Jakarta pusat, kamis (17/4/2014) berakhir tanpa hasil yang konkret. Empat partai yang hadir, yakni PAN, PKS, PKB, PPP belum mencapai kesepakatan untuk membangun koalisi. Partai-partai ini hanya sepakat untuk membangun kerjasama di masa yang akan datang.
"Memang ini hanya brainstorming, hanya berencana sekalian tukar pikiran, tukar informasi. Tapi yang penting jangan sampai pemilu ini tak menghasilkan perubahan positif bagi negeri ini," kata ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PAN Amien Rais kepada para wartawan.
Amien mengatakan, belum ada hasil konkret kelanjutan gagasan koalisi parpol Islam dalam pemilihan presiden, Juli mendatang. Wakil partai yang hadir dalam pertemuan itu masih harus melakukan konsolidasi ke dalam.
"Jadi saya dengar sendiri tadi teman-teman parpol Islam, ada PKB, PKS, PAN, PBB, PPP, ulama NU, dewan dakwah dan MUI, mau bekerja sama berkoalisi, namun akan dibicarakan di internal dulu," tambah mantan Ketua MPR itu.
Pertemuan ini dihadiri belasan perwakilan dari parpol dan ormas Islam. Selain Amien Rais, hadir juga Presiden PKS Anis Matta, Bendahara Umum PKB Bachruddin Nasori, dan Wakil Ketua Umum PPP Emron Pangkapi.
Sedangkan dari Ormas Islam antara lain hadir KH. Muhammad Arifin Ilham (Pimpinan Majelis Azzikra)?, KH. Abdullah Gymnastiar (Pimpinan Daarut Tauhid), Ustadz Yusuf Mansur (Pimpinan PonPes PPPA Darul Qur’an), Habib Rizieq Shihab (Imam Besar FPI)
dan Muhammad Syafii Antonio (Praktisi Ekonomi Islam).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik