Suara.com - Partai Keadilan sejahtera (PKS) hingga saat ini belum membahas soal koalisi. Hingga saat ini PKS masih fokus pada penghitungan suara. Presien PKS, Anis Matta saat menghadiri pertemuan organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Partai Islam, Kamis (17/4/2014) malam, di Jakarta mengatakan pihaknya masih melihat situasi.
"Belum ada pembicaraan sama sekali di PKS. Masih fokus ke penghitungan suara. Lalu, kita akan duduk baik-baik. kecondongan belum ada," ujarnya sambil menambahkan pihaknya juga belum menjajagi kemungkinan koalisi dengan sejumlah partai yang berbasiskan Islam.
Tentang pertemuan yang dihadiri sejumlah partai ini, Anis mengaku hanya sebagai undangan. Sehingga ia belum tahu apa isi pertemuan itu. Anis yang menjadi presiden PKS menggantikan Lutfi Hasan Ishak yang tersangkut kasus korupsi, mengatakan ia hadir untuk mendengarkan aspirasi ormas Islam.
"Untuk dengarkan aspirasi ormas-ormas Islam seperti apa aspirasi mereka setelah melihat hasil pemilu. Tujuan saya mendengarkan dulu," ujarnya.
Perolehan suara PKS pada Pileg 9 April lalu melorot drastis dibanding Pileg 2009. Dari hasil hitung cepat sejumlah lembaga PKS bahkan terlempar dari lima besar dan hanya meroleh suara 7,07 persen.
Berita Terkait
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan
-
KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih