Suara.com - Presenter acara otomotif Top Gear, Jeremy Clarkson, dituding rasis setelah menamai anjing hitamnya "Didier Dogba".
Di Twitter, Clarkson memposting foto anjing barunya itu. Dia juga mengaku telah menamai anjing itu mengikuti nama Didier Drogba, mantan pemain Chelsea yang kini bermain di Galatasaray.
Namun, tidak semua pengguna Twitter sepakat dengan cara Clarkson menamai anjing kesayangannya. Banyak yang menyebut dirinya tidak punya selera bagus dalam menamai anjing. Tidak sedikit pula yang menganggap nama itu punya konotasi rasis.
"Itu rasis bung! Rasisme sederhana! Anda seharusnya malu pada diri Anda. Saya suka Anda Jeremy Clarkson tapi ini salah!" kicau salah satu tweep.
Namun, Clarkson membantah tuduhan bahwa dirinya rasis. Dirinya pun membuat twit bernada sangkalan.
"Mengapa (saya) dibilang rasis karena menamai anjing kami yang luar biasa dengan nama seorang pesepakbola?" kicau Clarkson.
Nama presenter Top Gear berusia 54 tahun itu memang tak pernah jauh dari kontroversi. Beberapa waktu lalu, dirinya pernah dituntut karena melontarkan hinaan bernada rasis dalam acara yang ia bawakan.
Saat itu, Clarkson sedang membawakan acara di Sungai Kwai, Myanmar. Dia menggunakan istilah "slope", julukan kasar yang kerap dipakai untuk merendahkan ras Asia. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo