Suara.com - Seorang perempuan dituduh mengebiri kekasihnya di sebuah kamar hotel di Jhang City, Pakistan, baru-baru ini.
Berawal dari erangan kesakitan Ali Akhtar, lelaki tersebut, pegawai hotel mendatangi kamar yang disewa Akhtar dan kekasihnya, Maryam. Pegawai hotel mendapati Akhtar sudah terkulai lemas di atas kubangan darah.
Ketika itu, Maryam sudah meninggalkan kamar. Lelaki malang itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kepada awak media, Akhtar menuturkan kejadian yang menimpanya. Akhtar mengaku baru bahwa dirinya dijodohkan dengan salah seorang sepupunya dan dia menceritakan hal itu kepada Maryam. Kemudian, Maryam meminta Akhtar untuk menyewa sebuah kamar hotel untuk tempat mereka bertemu terkahir kalinya.
"Dia (Maryam) menyarankan agar kami menyewa kamar hotel untuk bertemu terakhir kalinya. Di situlah, dia menyerang dan mengebiri saya," kata Akhtar.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi belum berhasil menangkap Maryam. Ketika mendatangi rumahnya, polisi tidak menemukan perempuan itu. Ayah Maryam, Khadim Hussein berjanji akan bekerja sama dengan polisi dan membantu mereka menemukan Maryam. (Tribune.com.pk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan
-
Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal
-
'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis
-
Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit
-
Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda