Suara.com - Seorang perempuan dituduh mengebiri kekasihnya di sebuah kamar hotel di Jhang City, Pakistan, baru-baru ini.
Berawal dari erangan kesakitan Ali Akhtar, lelaki tersebut, pegawai hotel mendatangi kamar yang disewa Akhtar dan kekasihnya, Maryam. Pegawai hotel mendapati Akhtar sudah terkulai lemas di atas kubangan darah.
Ketika itu, Maryam sudah meninggalkan kamar. Lelaki malang itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kepada awak media, Akhtar menuturkan kejadian yang menimpanya. Akhtar mengaku baru bahwa dirinya dijodohkan dengan salah seorang sepupunya dan dia menceritakan hal itu kepada Maryam. Kemudian, Maryam meminta Akhtar untuk menyewa sebuah kamar hotel untuk tempat mereka bertemu terkahir kalinya.
"Dia (Maryam) menyarankan agar kami menyewa kamar hotel untuk bertemu terakhir kalinya. Di situlah, dia menyerang dan mengebiri saya," kata Akhtar.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Polisi belum berhasil menangkap Maryam. Ketika mendatangi rumahnya, polisi tidak menemukan perempuan itu. Ayah Maryam, Khadim Hussein berjanji akan bekerja sama dengan polisi dan membantu mereka menemukan Maryam. (Tribune.com.pk)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi