Suara.com - Jakarta International School (JIS), Pondok Indah, Jakarta Selatan, mengeluarkan surat edaran untuk merespon penyelidikan yang tengah dilakukan Federal Bureau of Investigation (FBI) terhadap mantan guru JIS bernama William James Vahey.
James Vahey merupakan tersangka paedofil yang pernah mengajar di JIS selama sepuluh tahun, dari 1992-2002.
Juru bicara JIS, Daniarti Wusono, kepada suara.com mengatakan pernyataan tertulis JIS ini dikeluarkan Rabu (23/4/2014) sekitar jam 16.00 WIB tadi.
Berikut ini pernyataan tersebut:
Kami baru-baru ini saja memperoleh informasi dari sekolah internasioal yang berada di Caracas Venezuela mengenai penyelidikan yang dilakukan oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) AS. Setelah memperoleh informasi tersebut, kami segera menghubungi FBI untuk melakukan verifikasi.
Bersama ini, kami menkonfirmasikan bahwa tersangka adalah mantan karyawan JIS yang berhenti pada 2002. Masalah tersebut saat ini sedang berada di bawah penyelidikan FBI.
Kami akan bekerjasama sepenuhnya dengan mereka, sementara itu, kami juga akan tetap fokus dengan situasi yang saat ini masih berlangsung, termasuk penutupan sementara sekolah Early Childhood Program kami.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan