Suara.com - Hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif sudah mulai diumumkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) di seluruh Indonesia.
Di antara kejadian yang muncul di tengah pengumuman hasil rekapitulasi suara, ada beberapa kasus yang terbilang jarang terjadi. Berikut ini catatan suara.com:
1. Caleg sudah meninggal, tapi namanya masih muncul
Nuriswanto, caleg dari Partai Gerindra untuk DPR RI sudah meninggal dunia beberapa bulan yang lalu. Tapi, namanya masih muncul, bahkan ia meraih suara tertinggi, yakni 403 suara, di Kecamatan Lubukraja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
"Hasil itu sungguh mengejutkan, karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Ogan Komering Ulu Naning Wijaya di Baturaja, Kamis (24/4/2014).
2. Dua anak mantan wali kota lolos ke DPRD
Dua anak mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip dipastikan menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2014-2019.
Menurut hasil rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara pemilu legislatif di kantor KPU Jawa Tengah di Semarang, Rabu (23/4/2014) malam, AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi dan Kartina Sukawati akan menjadi legislator dari Partai Demokrat di DPRD Jateng.
Yoyok Sukawi yang maju melalui daerah pemilihan I Jateng (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga) memperoleh total suara 45.580 suara.
Sedangkan kakak kandungnya, Kartina Sukawati, yang maju melalui dapil II Jateng (Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati) meraih total suara sebanyak 82.517 suara.
3. Bapak dan anak lolos jadi wakil rakyat
Anggota Komisi Pemilihan Umum Karawang Asep Sugiharto mengaku ada yang unik dari hasil Pemilu Legislatif 2014. Ada bapak dan anak yang lolos karena mereka meraih suara terbanyak di daerah pemilihannya.
"Bapak dan Anak yang maju sebagai calon legislatif DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dari partai yang sama dipastikan lolos menjadi anggota legislatif setelah meraih suara signifikan pada Pemilihan Umum Legislatif 2014," kata Asep.
Bapak dan anak yang dipastikan lolos menjadi anggota DPRD Karawang itu adalah Ali Mukadas dan Ahmad Ardiansyah. Keduanya maju sebagai caleg dari Partai Hanura. Mereka berhasil meraih suara terbanyak di dapil yang berbeda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi