Suara.com - Masyarakat mendambakan calon wakil presiden (cawapres) yang mendampingi Joko Widodo (Jokowi) nanti adalah sosok yang bisa membantu Jokowi dalam memberantas mafia ekonomi dan hukum.
Dambaan masyarakat tersebut tercermin dari angket yang diselenggarakan oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden hingga Kamis (24/4/2014) pagi.
Melalui grup Facebook yang dikelola Barisan Relawan Jokowi Presiden dengan jumlah anggota 650.126 orang di https://www.facebook.com/groups/jokowipresiden7/, barisan relawan mengajukan tiga pertanyaan mengenai sosok cawapres yang mereka dambakan. Hasilnya:
1. Sosok yang bisa memberantas atau memutus mafia ekonomi dan hukum, sebanyak 873 orang.
2. Mendambakan sosok yang lepas dari rezim Orde Baru sebanyak 112 orang.
3. Mendambakan sosok yang tak masalah merupakan warisan Orde Baru atau bukan, yang penting sosok bermutu, sebanyak 16 orang.
Dengan demikian, menurut hasil angket, dari 997 responden, yang mendambakan sosok cawapres yang mampu memutus rantai mafia ekonomi hukum sebanyak 87 persen dan hanya 11,2 persen yang memilih nomor dua serta 1,2 persen yang memilih nomor tiga.
Sekretaris Jenderal Barisan Relawan Jokowi Presiden, Utje Gustaaf Patty, mengatakan pendapat para anggota barisan relawan sejalan dengan sikap resmi komunitas yang menegaskan bahwa Jokowi dan siapa pun yang menjadi cawapres nanti harus mengemban tugas memberantas mafia ekonomi dan hukum.
"Jokowi harus memilih pasangan yang bisa membantu memberantas mafia ekonomi hukum," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026