Suara.com - Proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP sudah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan audit itu atas permintaan langsung Kemendagri.
Menurut dia, audit dilakukan agar tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan proyek yang baru pertama kali dilakukan di Indonesia itu.
"Sebelum tanda tangan pemenang tender, saya minta BPKP untuk mengaudit dulu, saya tanya apakah ini betul atau salah, kalau sudah tidak ada masalah baru saya sebagai Pengguna Anggaran akan tanda tangan," kata Gamawan di Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Gamawan mengatakan sudah meminta KPK untuk mengawal proyek e-KTP. Permintaan itu disampaikan ketika ia memaparkan proyek itu di KPK.
Saat itu, katanya, KPK memberikan dua saran kepada Kemendagri.
"Saran pertama, lakukan tender secara elektronik dan libatkan LKPP. Dua saran itu sudah kami laksanakan," kata Mendagri.
Sebelumnya, KPK menduga ada pihak yang diuntungkan dalam proyek e-KTP. Akibatnya, negara dirugikan Rp1,1 triliun. Kemarin, KPK sudah menyita sejumlah dokumen tentang e-KTP dari kantor Kemendagri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!