Suara.com - Jakarta International School (JIS), Pondok Indah, Jakarta Selatan, menyatakan belum mengetahui tentang kasus pelecehan seksual kedua terhadap murid.
"JIS belum memiliki cukup informasi mengenai laporan itu," demikian dikatakan Kepala Sekolah JIS Timothy Carr dalam keterangan pers secara tertulis, Kamis (24/4/2014).
Carr mengatakan, saat ini JIS berupaya mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, termasuk menghubungi pihak keluarga murid.
"Kami akan menyampaikan perkembangan yang ada segera setelah mendapatkan informasi yang memadai," kata Carr.
Kasus pelecehan seks kedua atau setelah kasus yang menimpa AK, sebelumnya diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda.
“KPAI dengan tegas mengatakan ada korban lain,” kata Erlinda di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (23/4/2014).
Dia mengidentifikasi korban lainnya juga seorang bocah lelaki.
“Ada korban satu lagi dan juga di grade yang sama yaitu TK, dan temannya dari korban yang melapor,” kata Erlinda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Diancam Kehancuran Total oleh AS, Teheran Peringatkan Donald Trump: Anda yang Bakal Binasa!
-
Perang Iran Bakal Pecah Lagi! Sekutu Zionis Kirim Kapal Perang, Netanyahu Makin Nafsu
-
Hilang dari Publik, Media Iran Rilis 5 Indikator Benjamin Netanyahu Tewas
-
Menteri LH Pastikan Usut Pidana Longsor Bantargebang, Praktik Open Dumping Jadi Fokus
-
Konflik Kian Panas, Iran Tutup Pintu Gencatan Senjata Lawan Rezim Zionis
-
Tragedi Bantargebang Disebut Terbesar Kedua, Menteri LH Desak Praktik Open Dumping Segera Dihentikan
-
Rudal 'Kiamat' Iran Kheibar, Ghadr, Emad, dan FattahIran Siap Jadikan Israel Kota Mati
-
Gubernur Pramono Tegaskan Ormas Minta THR Tak Boleh Paksa Warga: Jaga Kondusivitas Jakarta!
-
Kelicikan Zionis, Malu Banget Mengakui Israel Hancur Dibom Iran
-
22 WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Evakuasi Gelombang Kedua Segera Menyusul