Suara.com - Bocah korban sodomi murid TK Jakarta Internatonal School (JIS) Pondok Indah, AK (6), sudah bisa menyebutkan ciri-ciri pelaku yang memperkosanya.
Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda mengungkapkan bahwa AK mengakui salah satu tersangka yang kini ditahan di Mapolda itulah pelakunya. Namun demikian masih ada pelaku lain yang belum ditangkap.
"Dan salah satu yang pernah dia lihat adalah yang pernah melakukan tindak kekerasan kepada di. Itu yang sudah ditangkap sekarang. Tapi yang lainya masih ada dan yang ini harus segera ditemukan," ujar Sekjen KPAI Erlinda di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (23/4/2014).
Erlinda juga sempat menuturkan pengakuan korban kepada dirinya.
"Pelakunya tiga the blue big boys, maksudnya dia mengenakan baju biru," lanjut Erlinda.
Hingga kini kepolisian baru menetapkan dua tersangka pelaku sodomi terhadap AK, yakin Awan dan Agun yang kini telah ditahan di Mapolda. Keduanya dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional
-
Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut
-
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
-
Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?
-
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah
-
Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh