Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar menjadi saksi dalam sidang Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) dengan perkara dugaan suap penanganan perkara sengketa pilkada, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Dalam persidangan, Akil mengaku pernah bertemu dengan Ratu Atut Chosiyah di Bandara Changi, Singapura. Di pertemuan yang dikatakan tidak disengaja itu, Ratu Atut meminta bantuan kepada Akil terkait masalah Pilkada Banten.
"Bertemu di bandara, kemudian berjalan menuju gedung imigrasi sambil berbicara basa basi, ibu Atut menanyakan beberapa perkara Pilkada Banten, tapi saya bilang, pada waktu itu belum ada laporan yang masuk perkara Pilkada Banten, lalu ibu Atut bilang, kalau bisa dibantu, ya dibantulah. Lalu, saya bilang saya belum bisa pastikan. Saya lihat dulu proses perkaranya," kata Akil.
Selanjutnya terkait dengan Susi Tur Handayani, Akil mengaku kenal dengannya. Susi adalah salah satu pengacara dari calon Bupati Lebak yang kalah, Amir Hamzah. Akil mengaku kenal Susi pada tahun 1996 sampai 2000.
Susi dikatakan pernah menghubungi Akil pada tanggal 26 November. Pada saat itu, Susi dikatakan meminta bantuan Akil.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana