Suara.com - Polda Metro Jaya kembali mengirim lima orang pekerja Jakarta International School (JIS)Pondok Indah ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/4/2014).
Saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan bahwa kelima orang tersebut merupakan bagian dari 28 orang pekerja JIS.
"Kemarin tes kesehatannya belum lengkap," terang Rikwanto.
Ketika ditanya kapan keluar hasil pemeriksaan kelima orang ini, Rikwanto menjelaskan hasilnya kelar pekan ini juga.
"Hasilnya dalam satu minggu ini, mudah-mudahan sudah ada untuk kami pelajari," lanjutnya.
Pemeriksaan kesehatan terhadap pekerja JIS yang berada di bawah naungan PT. ISS ini, untuk membuktikan kesamaan penyakit yang diderita korban sodomi AK (6) murid TK JIS.
Kasus pelecehan ini dilakukan di toilet JIS pada 20 Maret 2014. Polisi baru menetapkan dua tersangka Agun dan Awan yang dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama