Suara.com - Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 28 orang pekerja Jakarta International School (JIS) Pondok Indah memang mengerucut kepada enam pekerja, tapi belakangan kepolisian mencurigai dua pekerja saja.
"Dari hasil pemeriksaan ini mengerucut ke-6 orang. Enam orang ini kita akan mendalami dua orang yang diduga terindikasi ada herpesnya," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Heru Pranoto, Jumat (25/4/2014).
Ditanya apakah hasilnya sudah positif, Heru mengatakan hal itu masih sebatas informasi dari rumah sakit.
"Kalau cukup bukti, kemudian memenuhi unsur-unsur 184 (KUHP) kita akan lakukan upaya paksa termasuk menahan," kata Heru.
Sementara sesaat sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan ada 6 orang dari 28 pekerja JIS yang diperiksa di Kramat Jati terindikasi herpes.
Pemeriksaan terhadap 28 pekerja JIS ini bertujuan untuk menemukan penyakit yang sama seperti yang diderita oleh AK, korban pelecehan seksual tindak sodomi di JIS oleh Agun dan Awan pada 20 Maret 2014 lalu.
Keduanya sudah ditahan di Mapilda Metro Jaya dan diancam maksimal 15 tahun penjara karena melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri