Suara.com - Subdit Resmob Polda Metro Jaya mengungkap peredaran uang palsu yang didalangi dua kakak beradik. Salah seorang di antara pelaku merupakan tim suskes salah seorang caleg.
"Satu orang pelaku adalah timses caleg di Aceh, kami belum bisa buktikan caleg yang mana," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Adex Yudiswan di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/4/2014).
Adex juga mengatakan empat orang tersangka telah tangkap. Pihaknya juga akan menyelediki apakah uang palsu yang dicetak oleh Yoga digunakan untuk keperluan kampanye caleg.
“Tersangka Marjuki alias Juki dan Doni Antoni alias Oji alias Abeng yang bertindak sebagai kurir ditangkap di Stasiun Kalibata, pada 24 dan 25 Maret 2014,” jelas Adex.
Adex juga menjelaskan, otak pelaku pemalsuan uang yaitu, Ogan Djayadikarta alias Yoga ditangkap di Banda Aceh pada 13 April 2014 lalu. Yoga dan Lee merupakan kakak beradik, mereka mengaku telah menjalankan aksinya selama enam bulan.
Dalam penangkapan itu polisi mengamankan ratusan juta uang palsu dan puluhan lembar uang palsu seratus ribu yang belum digunting. Selain itu, alat pendukung percetakan seperti Laptop, printer, alat press juga ikut disita.
Menurut Adex masih ada empat orang pengedar uang palsu yang statusnya sebagai DPO. Karena perbuatannya itu mereka dijerat pasal 244 KUHP dan pasal 245 KUHP dengan hukuman penjara 5 tahun ke atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat