Suara.com - Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, AP Batubara, menyambut baik pertemuan antara calon presiden (capres) PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) dan politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung.
Menurut AP Batubara, kegiatan pertemuan (safari) politik Jokowi ke sejumlah partai dan tokoh politik dalam rangka tukar pikiran, ide, dan gagasan, cukup baik.
Anggota Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDI Perjuangan ini mengharapkan agar Jokowi sebelum mengunjungi tokoh-tokoh politik, berkonsultasi terlebih dahulu dengan jajaran pimpinan DPP PDI Perjuangan.
AP Batubara juga mempersilakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menerima kunjungan para tokoh politik dari berbagai partai, dalam rangka menjalin hubungan kerjasama dan komunikasi politik.
Dia memberikan contoh, jalinan kerjasama antara PDIP dan Partai Nasdem menjelang Pilpres 9 Juli 2014 telah sesuai visi dan misi, yaitu menjunjung tinggi ideologi Pancasila 1 Juni 1945 dan UUD 1945, NKRI dan ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Sekjen PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengatakan PDI Perjuangan menyadari bahwa upaya membangun Indonesia tak dapat dilakukan oleh satu kelompok saja.
Eriko berharap dari komunikasi yang dilakukan antartokoh politik, akan terbentuk kesolidan politik dalam menjalankan demokrasi di Indonesia.
"Begitu juga dalam bersaing dan berkompetisi dapat dilakukan tanpa mengurangi semangat kebersamaan," katanya.
Seperti diketahui, pada Minggu (27/4/2014) malam, Jokowi secara mendadak bertandang ke kediaman Akbar Tandjung di Jakarta Selatan. Keduanya menghabiskan waktu sekitar 90 menit dengan makan bersama dan membicarakan situasi politik terkini.
Namun kepada wartawan, keduanya membantah ada kesepakatan terkait koalisi antara PDI Perjuangan dan Golkar. PDI Perjuangan masih terus melakukan penjajakan dengan sejumlah partai untuk berkoalisi menghadapi Pilpres 2014. Dari semua partai, baru Partai Nasdem yang disebut pasti berkoalisi dengan PDI Perjuangan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks