Suara.com - Koalisi yang ingin dibangun oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tidak seperti koalisi Sekretariat Gabungan (Setgab) pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Koalisi dengan partai besar dinilai belum tentu efektif dalam menjalankan pemerintahan.
Pendapat itu dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Tjahjo Kumolo. PDI Perjuangan yang sudah berada di oposisi telah mencermati koalisi dalam 10 tahun belakangan ini. Dia melihat, koalisi dengan partai besar belum tentu efektif dalam menjalankan pemerintahan.
"Kita pengalaman, 10 tahun ini mencermati perkembangan dinamika Setgab yang besar, tapi tidak efektif setiap pengambilan keputusan pemerintahan atau DPR," kata Tjahjo saat berkunjung ke kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar Nomor 27, Menteng, Jakarta, Sabtu (26/4/2014).
Menurutnya, koalisi PDI Perjuangan tidak perlu banyak partai, asalkan bisa kerjasama dengan baik. Sebab, menurutnya, koalisi yang besar belum tentu efektif.
"Kan kesepakatan kita, lebih baik kita kerjasamanya kecil," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
-
Malam Hari, Bupati Muara Enim Nonaktif Edison Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap BPK
-
Kejagung Rampungkan Penggeledahan di Enam Lokasi Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG
-
Hadiri Perayaan Ulang Tahun Raja Charles III, Mendagri Tito Apresiasi Kemitraan Indonesia - Inggris