Suara.com - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh saling sapa dengan panggilan kepada orang yang lebih tua.
Jokowi memanggil Surya Paloh dengan sapaan "Abang". Sedangkan Surya Paloh memanggil Jokowi dengan sapaan "Mas".
"Kami, pemimpin parpol mengusung capres kita Mas Jokowi," kata Surya Paloh di Kantor DPP Nasdem di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (2/5/2014).
"Selamat sore abang saya, bang Surya Paloh," timpal Jokowi.
Jokowi ke kantor DPP Nasdem didampingi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mendatangi Kantor DPP Partai Nasdem untuk pembentukan tim kampanye kedua partai untuk menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.
Tim pemenangan ini dinamakan “Tim Perubahan untuk Indonesia Hebat” yang secara struktural, dipimpin oleh Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri yang akan memimpin partai ini.
Sedangkan Jokowi sebagai bakal calon presiden justru ada di bawah struktur keduanya.
Di bawah Jokowi, ada dua nama lagi, ada nama dua nama Sekretaris Jenderal dari masing-masing partai, Nasdem ada Patrice Rio Capella dan dari PDI Perjuangan ada Tjahjo Kumolo, keduanya dibuat presidium untuk tim pemenangan ini. Dan seterusnya ke bawah, hingga ke jaringan akar rumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran