Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengatakan pertemuan informal dengan Ketua dan Sekretaris DPW PPP seluruh Indonesia akan menjadi poin untuk pengambilan keputusan pada Rapimnas PPP tanggal 10 Mei 2014.
"Saya selaku Ketua Umum ingin mendapatkan informasi dari DPW, grassroot. Pertemuan malam ini proses pengambilan keputusan dengan menyerap aspirasi daerah-daerah untuk dibawa ke Rapimnas PPP tanggal 10 Mei. Pertemuan malam ini perlu karena akan jadi bahan untuk tentukan pilihan," kata SDA di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (2/5/2014).
Saat ini, katanya, ada keinginan yang berbeda-beda tentang siapa capres yang akan didukung PPP.
"Belakangan ini masih ada yang ingin ke Jokowi, ARB dan Prabowo Subianto. Dengan aspirasi yang kita serap malam ini, bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk mengerucutkan atau langsung ke arah mana PPP mendukung," kata Menteri Agama itu.
Selain mengundang semua DPW, SDA juga mengundang pengurus harian DPP PPP, Ketua Majelis Syariah, Ketua Majelis Pertimbangan, Ketua Majelis Pakar, dan Ketua Mahkamah PPP.
"Sekali lagi ini bukan pertemuan formal, bukan mukernas, bukan rapimnas. Pertemuan malam ini adalah pertemuan informal," kata SDA. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius