Suara.com - Setiba di Yogyakarta, bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Nasional Demorkat (Nasdem) Joko Widodo (Jokowi) minta petuah ke rumah Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di Jalan Halmahera D76, Sleman, DIY.
Gubernur DKI Jakarta ini ingin berbincang dengan Buya tentang tantangan Indonesia ke depan. Buya, dianggap Jokowi, memiliki kapasitas untuk memaparkan masalah bangsa dan membantu mencari solusinya.
"Tadi berbicara banyak dengan Buya terutama berkaitan dengan problem-problem bangsa, negara dan rakyat. Saya kira beliau tahu betul masalah bangsa dan negara ini. Saya kira beliau juga tahu betul apa yang harus kita lakukan," jelasnya di depan rumah Syafii, Sabtu (3/5/2014).
Jokowi menambahkan, pertemuan ini kali kelimanya, sejak dia menjadi Walikota Solo dulu. Mereka pun selalu membicarakan hal yang sama.
"Saya selalu diisi dengan hal-hal yang itu (problem-problem bangsa, negara dan rakyat). Bagaiaman memperbaiki membenahi bagaimana kita kalau memegang (kekuasaan), Insyaallah kalau Allah mengizinkan kira-kira step-stepnya seperti apa," kata Jokowi.
Jokowi datang ke rumah Buya didampingi oleh oleh Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Krisdiyanto, Ketua DPP PDIP Idham Samawi dan Politisi Partai NasDem Effendi Choiri. Selain pasangan Koalisi itu, hadir juga tokoh lain, seperti Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Djaffar dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Fathan Subchi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra