Suara.com - Walau Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ingin membangun koalisi yang ramping di Pemilu Presiden 2014, itu bukan berarti menolak partai politik, selain Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang ingin bermitra.
"Sejak dulu kami mengatakan terbuka dengan semua partai. Kalau dengan PKB hanya tinggal diumumkan saja," kata calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (5/5/2014), dini hari.
Lebih jauh Jokowi menjelaskan yang dimaksud dengan koalisi ramping ialah koalisi yang tidak membebani jatah-jatahan kursi menteri dan jabatan lainnya.
"Artinya tidak asal semua masuk, tidak asal kita terima. Misalnya ada satu perspektif yang samalah untuk memperkuat sistem presidensial," kata Jokowi.
Jokowi menambahkan koalisi ramping merupakan koalisi yang nanti bisa bekerjasama secara solid untuk membangun bangsa Indonesia.
"Karena yang ingin kita membangun agenda kerja. Agenda menyelesaikan persoalan bangsa. Yang cocok dengan kita sampai saat ini baru Nasdem dan PKB. Bukannya kita menutup ke yang lain," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Percakapan Lengkap Donald Trump saat Marahi Netanyahu: Apa yang Kau Lakukan, Bodoh!
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing
-
Korban Meninggal Ledakan Bom Biak Jadi 6 Orang, Sempat Luka Ringan Sebelum Tiada
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Motif Skandal Riset Palsu di Denmark Hanya untuk Dapatkan Fasilitas Jalan-jalan
-
Mendiktisaintek Persilakan Kampus Kelola Dapur MBG, Bisa Jadi Laboratorium Praktik Mahasiswa
-
Cemburu Buta Berujung Bacok Pegawai Restoran di Tomang, Dua Pelaku Ditangkap