Suara.com - Tadinya berniat cerita soal Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) malah ditanya soal calon pendampingnya sebagai cawapres di ajang Pilpres mendatang oleh para duta besar negara-negara benua Amerika.
"Saya jawab, cawapresnya belum," ujar Jokowi usai bertemu dengan para duta besar di Restoran Oasis Restaurant, di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014) malam.
Jokowi juga sempat menceritakan bahwa pertemuan tersebut merupakan agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan memperkenalkan Jakarta kepada para utusan negara=negara tersebut.
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga mengenalkan beberapa proyek-proyek yang akan dilakukan di Jakarta, seperti proyek Giant Sea Wall (GSW).
"Tadi saya bercerita tentang GSW dan proyek-proyek lainnya kepada seluruh duta besar yang hadir," ujar Jokowi lagi.
Katanya, pertemuan di meja makan lebih efektif ketimbang seminar dengan ruangan yang besar. Sebab, pertemuan dengan model begini dirasakan lebih personal.
"Kami ingin mendengar tentang Jakarta dan Indonesia lebih luasnya dari para duta besar. Banyak hal yang tidak bisa disampaikan. Untuk Jakarta misalnya, infrastruktur selesai dan problem besar kita adalah banjir," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Jokowi Terima Restorative Justice, Polda Metro Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
-
Eggi Sudjana Ajukan Restorative Justice di Kasus Ijazah Jokowi, Jadi Jalan Damai Tanpa Pengadilan?
-
Istana Bicara Soal RUU Anti Propaganda Asing, Berpotensi Bungkam Kritik?
-
Jadi Alat Melakukan Tindak Pidana: Akun IG Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Dirampas Negara
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
-
Mulai Dibahas DPR, Analis Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Sandera Lawan Politik
-
Dilantik Sebagai Ketua Perwosi, Tri Tito Karnavian Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Keluarga
-
Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini
-
KPAI Ungkap Modus Baru Perdagangan Anak: Jasa Keuangan hingga Adopsi Lintas Negara