Suara.com - Sebuah pengadilan di Arab Saudi menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun atas Rafi Badawi, pendiri dan editor sebuah forum online yang mendiskusikan peran agama di kerajaan Islam itu, demikian dilaporkan kantor berita Saudi, Rabu (7/5/2014).
Badawi, yang mendirikan website Free Saudi Liberals, pada Juli 2013 lalu dijatuhi hukuman penjara tujuh tahun penjara dan dicambuk 600 kali. Setelah naik banding, dia malah dijatuhi hukuman penjara 10 tahun dan 1000 kali pecutan cambuk.
Tidak hanya itu, pengadilan kota Jeddah juga memberi denda sebesar 1 juta riyal atau sekitar Rp3 miliar. Adapun website yang dibikin Badawi sudah ditutup sejak dia pertama kali diadili.
Pengacara Badawi mengatakan bahwa hukuman atas kliennya terlalu keras, meski jaksa sebenarnya menuntut Badawi dengan hukuman lebih berat. Badawi kembali mengajukan banding atas putusan itu.
Dalam pengadilan itu, Badawi didakwa melakukan pemurtadan. Biasanya di Arab Saudi kejahatan macam itu dituntut dengan hukuman mati.
Badawi pertama kali ditahan pada Juni 2012. Dia didakwa melakukan kejahatan siber dan melawan ayahnya, perbuatan yang dikategorikan sebagai kejahatan di Arab Saudi.
Forum online yang dibikin Badawi sendiri memuat percakapan-percakapan yang mempertanyakan dan mengeritik peran tokoh dan institusi agama, seperti mufti agung, di Arab Saudi. (Reuters)
Berita Terkait
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
7 WNI Ditangkap Otoritas Arab Saudi, Diduga Kasus Haji Ilegal dan Pelanggaran Finansial
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP