Suara.com - Pemerintah Malaysia sedang bersiap-siap menghadapi cuaca El Nino yang diprediksi akan melanda negara itu.
El Nino akan menjadi ancaman serius dan dapat mempengaruhi hasil pertanian padi, sayur, buah, dan berdampak negatif pada industri kelapa sawit di Malaysia. Keadaan ini bila tidak dipikirkan dari sekarang, bisa mengancam ketahanan pangan.
Menteri Pertanian Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan petani, terutama padi, membutuhkan banyak air.
"Kita bisa mendapatkan air untuk daerah pertanian lainnya, tapi tidak untuk sawah. Air harus membanjiri ladang dan tidak bisa kurang dari jumlah yang dibutuhkan," katanya.
Ismail Sabri mengatakan kementerian sedang membuat rencana untuk mengantisipasi dampak El Nino. Selain itu, kementerian juga sudah diskusi dengan Departemen Irigasi dan Drainase, petani padi, dan pelaku industri.
Dia mengatakan hal itu penting untuk mengidentifikasi area padi. "Saat musim padi dan siklus panen kita berbeda dengan tempat lain. Kita harus memiliki strategi untuk metode retensi air," kata dia.
Kementerian juga telah mengidentifikasi produk-produk pertanian yang bisa terpengaruh oleh El Nino. (The Star)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan