Suara.com - Fenomena cuaca El Nino tahun ini diramalkan akan menimbulkan dampak terkuat dalam beberapa dekade terakhir. Perkiraan tersebut muncul setelah terjadi lonjakan suhu permukaan Samudera Pasifik disertai pergerakan arus air hangat yang cepat menuju ke arah timur.
Ramalan tersebut diungkap oleh ahli cuaca di Organisasi Riset Sains dan Industri Persemakmuran di Australia, Dr. Wenju Cai. Menurut Cai, suhu Samudera Pasifik meningkat secara signifikan dibandingkan dengan El Nino di tahun-tahun sebelumnya. Pergerakan cepat dari arus air laut hangat ke arah timur meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya peristiwa besar.
"Saya pikir gejala ini menunjukkan karakteristik El Nino yang besar," kata Cai.
Kesimpulan tersebut ia buat berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat. Menurut para ahli meteorologi, El Nino akan terbentuk satu atau dua bulan ke depan.
Sebagai informasi, El Nino adalah pemanasan permukaan laut di Samudera Pasifik. Peningkatan suhu tersebut dapat mempengaruhi pola angin dan memicu terjadinya banjir dan kekeringan di berbagai wilayah di seluruh dunia.
Sebagian besar model prakiraan cuaca mengindikasikan El Nino dapat terjadi di sekitar pertengahan tahun ini. Kendati demikian, menurut Organisasi Meteorologi Dunia PBB, masih terlalu dini untuk memperkirakan kekuatannya saat ini.
El Nino terburuk terjadi pada tahun 1997 dan 1998. Ketika itu El Nino mengakibatkan banjir besar di Sungai Yangtze. Sedikitnya 1.500 orang tewas dalam bencana tersebut. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027
-
Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG