Suara.com - Saat deklarasi kerjasama tiga partai PDI Perjuangan, PKB dan Nasdem, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri sempat mengungkapkan prasyarat tegaknya demokrasi, khususnya dalam Pemilu Presiden 2014.
Dia menyebut salah satunya adalah money politik yang bisa merusak kejujuran. Inilah empat prasyarat versi Megawati:
1. KPU jangan curang
“Kalau mau menegakkan demokrasi di Indonesia, jangan KPUnya bermain. Tapi kejadian itu ada. Banyak (gugatan) yang masuk ke MK (Mahkamah Konstitusi).”
2. Intelijen jangan ikut campur politik
“Jangan ada intelijen yang bermain. Karena saya tahu kalau intelijen itu ada permainan dari luar.”
3. Money politik
“Ketiga, kalau kita tahu sekali begitu banyak (gugatan) yang masuk MK. Karena terlalu banyak permainan money politic.”
4. Penghitungan suara jujur
“Keempat, IT-nya. Penghitungannya karena penghitungannya mudah dimanipulasi. Sepanjang itu masih ada, yang ada hanya keprihatinan di Indonesia.”
Megawati sempat mencontohkan pemilu di India yang mengikutsertakan 110 juta pemilh tapi tidak terjadi kecurangan bahkan tindak kekerasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan