Suara.com - Jumlah korban kapal feri yang tenggelam di sungai di Bangladesh, tiga hari lalu terus bertambah. Hari ini, tim penyelamat berhasil mengevakuasi 16 jenazah dari reruntuhan kapal. Dengan demikian, jumlah korban tewas mencapai 45 orang.
Dua kapal penyelamat berhasil mengangkat feri yang tenggelam itu dan mendekati ke pinggir pantai. Regu penyelam berhasil mencari jenazah di dalam tubuh kapal dengan panjang 30 meter itu.
“Kami sudah melakukan pencarian di dalam kalam. Tim penyelam sudah mencari di setiap sudut kapal dan bangkai kapal juga sudah bisa diangkat,” kata otoritas trasnportasi laut Bangladesh, Shamsuddoha Khandaeker.
Sementara itu, pejabat pemerintah Saiful Hasan mengungkapkan, peluang untuk menemukan jenazah dalam jumlah lebih banyak lagi semakin tipis. Kata dia, proses pencarian akan dilakukan di sungai Meghna yang merupakan salah satu sungai paling dalam.
Tim penyelamat menduga jenazah penumpang terseret ke sungai tersebut setelah kapal karam. Di tepian pantai, ratusan keluarga penumpang berkumpul untuk menunggu identifikasi jenazah yang ditemukan tim penyelamat.
Hingga kini, belum ada kepastian berapa jumlah penumpang yang ada di dalam kapal feri tersebut. Ada yang menyebutkan feri itu membawa 200-an penumpang. Kapal feri tersebut mampu mengangkut 350 penumpang. Sekitar 40 penumpang berhasil menyelamatkan diri ketika kapal tersebut karam. (AFP/CNA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana