Suara.com - Sebuah surat pribadi yang dibuat pada era Perang Dunia II masih menjadi misteri sampai saat ini. Selama 70 tahun, dinas Pos Amerika Serikat (AS) tak kunjung bisa menemukan si penerima yang alamatnya terteras di surat tersebut.
Surat itu dibuat pada tahun 1945 oleh seorang sersan Angkatan Darat AS yang bertugas di Negara Bagian New York. Nama penerima yang terteras pada surat adalah Tuan dan Nyonya Sensabaugh, yang beralamat di Washington Avenue, Muskegon. Namun, sejak surat tersebut sampai di kantor pos, tak satupun petugas yang berhasil menemukan tuan dan nyonya Sensabaugh yang dimaksud.
Kini, 70 tahun telah terlewat, namun Dinas Pos masih berupaya mencari penerima surat atau keturunannya. Dari surat tersebut tampak bahwa surat tersebut belum dibuka sama sekali.
"Kami tidak akan mengotak-atiknya sampai kami menemukan keluarganya terlebih dahulu," kata sekretaris kantor pos Muskegon, Veronica Mauseth.
Sementara itu, di bagian nama pengirim, tertera nama Sersan Myron C. Cook. Entah bagaimana, menurut petugas kantor pos, surat itu sempat tersasar ke Minnesota. Surat itu juga sempat masuk dalam tumpukan "dead mail" atau surat-surat yang tidak terkirim.
Ketika sampai di alamat yang dituju, petugas hanya menemukan rumah yang kosong di Muskegon. Petugas pun mencoba menghubungi sejarawan Richard Mullally.
Dari Mullally, didapat informasi soal veteran Perang Dunia II asal Muskegon dan foto seorang sersan bernama Edward Lee Sensabaugh. Edward diketahui adalah seorang veteran Angkatan Laut.
Mullally pun berencana untuk melakukan riset terhadap Sensabaugh dan Cook, si pengirim surat. Ia berharap bisa menemukan kerabat mereka. (Huffington Post)
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Diprotes Ulama, Prabowo Tetap Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace, Mengapa?
-
Tolak Komando AS di BoP! FPI Desak Prabowo Batalkan Rencana Kirim 8 Ribu TNI ke Gaza
-
Garage Day Surabaya 2026, Momen Berbagi dan Peduli kepada Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan
-
FPI Layangkan Surat Resmi, Desak Presiden Prabowo Tarik Indonesia dari Board of Peace
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis