Suara.com - Pencarian terhadap Wisnu Tjandra masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Polisi melakukan pemeriksaan di kantor milik Petinggi Arta Graha ini.
Polisi hingga kini belum menemukan titik terang karena di kantor tersebut tidak ditemukan sesuatu yang menunjukkan keberadaan Wisnu.
"Sudah dilakukan pemeriksaan di kantor, di sana tidak ada yang istimewa, tertata rapih, tidak ada alat komunikasi yang tertinggal," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Komisaris Besar Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/5/2014).
Tidak hanya polisi, keluarga dan rekan kerja dari Arta Graha terus melakukan pencarian.
"Keluarga juga dan rekan Arta Graha terus melakukan pencarian, namun hingga saat ini penyidik belum mendapatkan informasi dari keluarga tentang kemajuan pencarian Wisnu," ujar Rikwanto.
Meskipun Wisnu Tjandra sudah lama menghilang, polisi masih menetapkan motifnya masih dikategorikan orang hilang. Hal ini dikarenakan belum ada informasi penyekapan dan meminta tebusan dari pihak manapun.
"Motifnya masih dikategorikan orang hilang, karena belum ada informasi, apakah dia disekap dan meminta tebusan dan lain-lain dari pihak lain," jelas Rikwanto.
Pihak Kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mengetahui, apakah Wisnu ke luar negeri.
"Belum ada Wisnu terdaftar pergi keluar negeri dari kantor imigrasi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Koalisi Melawan Lupa Pertanyakan Pemecatan Prabowo dari Militer
-
Berita Hiburan Terpopuler: Wisnu Tjandra Hilang, Pengakuan Keluarga Jessica Iskandar
-
Peggy Melati Terus Berdoa Atas Hilangnya Wisnu Tjandra
-
Peggy Melati Sukma Pikirkan Nasib Mantan Suami
-
Mantan Presdir Artha Graha yang Hilang Karyawan Kesayangan Tommy Winata
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan