Suara.com - Koordinator Nasional Posko Perjuangan Rakyat (Posmerah), Mustar Bona Ventura, mengungkapkan misi yang mesti dilakukan oleh para supir angkot dan bus, yang mendaftar menjadi relawan pasangan capres cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Misi utamanya yakni, menyampaikan pesan kalau Jokowi adalah capres bersih sambil menggenakan kaos dan stiker bergambar Jokowi.
"Satu, jangan lupa untuk datang ke TPS tanggal 9 Juli 2014. Kedua, untuk memilih Jokowi di 9 Juli. Ketiga menyampaikan pesan, Jokowi adalah presiden yang bersih terhadap rakyat," terang Bona di tengah-tengah pendaftaran 1.000 relawan bus kota di Kampung Melayu, Kamis (29/5/2014).
Bona juga menjelaskan alasan kenapa memilih para relawan supir angkot dan supir bus yang disebutnya lebih setia.
“Relawan bus kota ini adalah relawan militan," katanya di lokasi pendaftaran.
Para supir relawan nantinya bersama tukang ojek, pedagang kaki lima dan supir taksi di kawasan Kampung Melayu, ikut mengenalkan dan mengajak sesamanya memilih duet Jokowi-JK.
Posmerah, menurut Bona, kini tengah membagikan 1.000 kaus dan 10 ribu stiker atau gambar tempel Jokowi untuk ditempelkan dan dibagikkan ke rumah masing-masing.
Dari pantauan suara.com, ratusan orang mengantri untuk menjadi relawan Jokowi-JK dan mendapat kaus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final