Suara.com - Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Prabowo-Hatta Rajasa, Mahfud MD mengungkapkan rasa percaya diri kalau kandidat pasangan capres cawapres yang diusungnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bisa menang dalam pertarungan Pilpres 9 Juli 2014 nanti.
Dalam sambutannya pada pertemuan para pimpinan kepala daerah yang merupakan kader enam partai pendukung di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa (3/6/2014), Mahfud menyatakan kemenangan bisa diraih kalau semua kader bekerja keras.
"Harapan kami para kader yang dapat mempertahankan, kita sudah pasti menang," kata Mahfud.
Dia juga menggambarkan banjirnya deklarasi dukungan yang diberikan oleh masyarakat maupun dari organisasi masyarakat pendukung Prabowo-Hatta di posko pemenangan Rumah Polonia.
"Di rumah polonia sendiri kemenangan Prabowo Hatta harus mendaftar dulu untuk melakukan Deklarasi," ujarnya.
Lebih jauh Mahfud menghimbau agar simpatisan maupun relawan agar bersikap bersih.
"Jangan sampai menodai perjuangan kita, kita tidak melayani kampanye kekerasan politik dan tidak boleh mengikuti kampanye hitam," tutup Mahfud dalam pidatonya.
Seperti diketahui sejumlah organisasi maupun kelompok masyarakat menyatakan dukunganya di Rumah Polonia, diantaranya Deklarasi Aliansi Masyarakat Bersatu (ARB), Deklarasi Habib dan Ulama Se-Jabodetabek, Pendekar pancak silat, artis tahun 80-90an dan keluarga tenaga kerja Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih