Suara.com - Tim evakuasi pencari korban robohnya bangunan rumah toko (ruko) tiga lantai di Samarinda menemukan 4 lagi korban tewas dari bawah reruntuhan bangunan, hari Selasa (3/6/2014) malam waktu setempat. Dengan demikian jumlah korban meninggal dunia hingga saat ini telah mencapai 6 orang.
"Kami semalam kembali menemukan 4 korban tewas, jadi total korban yang tewas di tempat ada 6 orang," kata petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Nanang Arifin saat dihubungi Suara.com, Rabu (4/6/2014).
Sementara itu, menurut Nanang, tim masih berupaya mencari 9 orang yang berada di bawah reruntuhan. Nanang menjelaskan, dari 85 orang yang diperkirakan ada di dalam bangunan, 70 di antaranya dinyatakan selamat. Sebanyak 8 dari 70 korban selamat mengalami luka ringan dan sudah dilarikan ke Rumah Sakit AW Syahranie Samarinda.
Upaya pencarian masih berlangsung hingga Rabu (4/6/2014). Pencarian melibatkan personel dari BPBD Kota Samarinda, BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Basarnas, Perhubungan Umum, TNI, Polri, Relawan Bala Bantuan Kebakaran (Balakar), SKPD, dan berbagai pihak terkait.
Ruko tiga lantai di kompleks perumahan Cenderawasih Permai, Jalan A Yani, Kota Samarinda, Kalimantan Timur itu roboh pada hari Selasa (3/6/2014) pukul 06.00 WITA. Ketika itu sebagian besar pekerja yang sedang membangun ruko tersebut masih terlelap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik