Suara.com - Direktur PT Rifuel, Riefan Afrian, tidak hadir dalam sidang kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Hendra Saputra di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014). Alasannya karena sakit.
Putra Ketua Harian Partai Demokrat ini mendirikan PT Imaji. Ia menjadikan sopir sekaligus office boy kantornya, Hendra Saputra, menjadi Direktur PT Imaji. Kemudian pegawai di bagian administrasi, Ahmad Kamaludin, dijadikan Komisaris PT Imaji Media. Perusahaan ini diduga dibuat untuk mendapatkan proyek dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Itu sebabnya, Ahmad dihadirkan jaksa untuk bersaksi dengan terdakwa Hendra Saputra dalam sidang lanjutan kasus videotron.
Ahmad dan Hendra mengaku KTP-nya pernah dipinjam oleh Riefan. Pada waktu itu, mereka tidak tahu untuk apa KTP dipinjam Riefan.
Mereka baru tahu ternyata Riefan ingin mendirikan sebuah perusahaan baru, yakni Imaji Media. Perusahaan ini untuk diikutkan sebagai calon peserta tender videotron.
"Dipersiapkan untuk pekerjaan videotron, Pak Riefan yang kasih tahu," kata Ahmad.
Ahmad terkesan sangat kaku dan sangat berhati-hati dalam memberi keterangan, bahkan terkadang ia seolah-olah tidak mengerti dengan pertanyaan yang diajukan jaksa penuntut umum di Pengadilan Tipikor.
Proyek yang beranggaran Rp23 miliar lebih itu menyebabkan negara rugi sekitar Rp5M.
Hendra Saputra didakwa turut serta memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara dalam pengadaan videotron pada sekretariat Kementerian Koperasi dan UKM.
Tag
Berita Terkait
-
Videotron Kian Dibutuhkan Industri Acara, PT Kreasi Ukasah Perkuat Layanan Sewa LED
-
H-2 Nikah, Videotron Luna Maya dan Maxime Bouttier Sepanjang 18 Meter Diserbu Pengunjung
-
Jokowi Kagum Foto Zulhas Mejeng di AS, Cara Pasang Videotron di Times Square New York Siapkan Dana Rp 700 Juta
-
Penampakan Gemas Videotron Cak Imin Usai Lawan Gibran, Netizen: Gemoy Sesungguhnya
-
Permintaannya Terkabul, Iklan Videotron Cak Imin Ikutan Dipajang di Batam, Siapa yang Pasang?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet