Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kagum dengan promosi yang dilakukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) untuk acara Kongres VI hingga ke Times Square, New York, Amerika Serikat. Publik penasaran bagaimana cara pasang videotron di Times Square New York seperti Zulhas?
Jokowi sampai geleng-geleng kepala ketika melihat foto Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas terpampang di billboard Times Square. Pasalnya cara pasang videotron di Times Square New York tidak banyak diketahui orang Indonesia.
Selain itu biaya pasang billboard di pusat kota metropolitan Amerika Serikat ini terbilang fantastis. Maka tidak heran banyak yang ingin tahu bagaimana cara Zulhas dan PAN sampai bisa memajang foto mereka di videotron Times Square New York.
Presiden Jokowi turut menyampaikan alasan ia mengenakan baju biru saat hadir di Kongres Ke-6 sekaligus peringatan HUT Ke-26 Partai Amanat Nasional (PAN) yang digelar di Hotel Kempinski, Jakarta, pada Jumat (23/8/2024) kemarin.
Menurut orang nomor 1 di Indonesia ini, ia ingin terlihat tampan seperti Zulhas yang fotonya terpampang di Times Square New York.
"Saya lihat geleng-geleng saya, di Times Square ada fotonya Pak Zulkifli Hasan. Saya lihat, kagum saya, kagum betul," kata Jokowi.
"Pak Zulkifli Hasan berbaju biru dan ganteng sekali. Sehingga malam hari ini saya juga memakai baju biru supaya ketularan gantengnya Pak Zul," ujar Jokowi yang disambut gelak tawa para hadirin.
Lantas bagaimana sih cara pasang videotron di Times Square New York? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Cara dan Biaya Pasang Videotron di Times Square New York
Baca Juga: Zulkifli Hasan Terpilih Lagi Jadi Ketum PAN, Struktur Kepengurusan Segera Dibentuk
Times Square yang berada di New York, Amerika Serika, sering memajang wajah sejumlah artis dari berbagai negara. Biasanya, Times Square dipilih untuk mengiklankan suatu produk. Meski berlokasi di New York, namun brand asal negara lain termasuk Indonesia juga bisa memasang iklan di Times Square.
Adapun promosi brand-brand ini tidak secara langsung menyasar pasar di New York. Namun keuntungan yang diinginkan yaitu efek viral lalu jadi perbincangan warganet Indonesia. Sehingga produk atau jasa yang mereka promosikan dikenal banyak oranga.
Seperti diketahui Time Square New York merupakan area bisnis, hiburan, sekaligus tempat wisata yang berada di Amerika. Bahkan 10% penghasilan ekonomi di New York disebut berasal dari kawasan ini.
Dimana setiap tahunnya ada 174 juta orang keluar masuk di Times Square dan 47% diantaranya melakukan kegiatan di sana. Hal ini membuat Time Square New York makin populer.
Maka tak heran bila biaya yang dikeluarkan untuk bisa promosi di Times Square tidaklah murah. Dimana diperlukan biaya kisaran 5000 hingga 50.000 USD per harinya atau setara dengan Rp 78 - Rp 784 juta per harinya. Hal ini sebanding dengan impresinya yang bisa sampai 1,5 juta orang per harinya.
Tidak hanya promosi brand, billboard juga bisa disewakan untuk kepentingan pribadi seperti ucapan ulang tahun, merayakan promosi jabatan, sampai event harian lainnya. Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tertentu dapat mencapai Rp 71,39 juta hingga Rp 710,39 juta per hari nya.
Berita Terkait
-
Zulkifli Hasan Terpilih Lagi Jadi Ketum PAN, Struktur Kepengurusan Segera Dibentuk
-
Intip saat Jokowi Membuka Kongres ke-6 PAN di Jakarta
-
Jokowi Tegaskan Ikut Putusan MK soal Pilkada, Tak Kepikiran untuk Terbitkan Perppu
-
Tiga Kali Dukung di Pilpres, Jokowi Ingatkan Prabowo Tidak Lupa Tambah Kursi Kabinet untuk PAN
-
Mepet Circle Rezim, Raffi Ahmad Dibilang Punya Andil Rusak Demokrasi: Netizen Serukan Unfollow
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas