Suara.com - Tim SAR akhirnya berhasil menemukan korban tewas ke-12 ambruknya Rumah Toko Cendrawasih Permai di Jalan Ahmad Yani Samarinda, Kalimantan Timur.
"Berdasarkan data yang kami terima dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Samarinda, jumlah korban tertimbun sebanyak 14 orang dan kami sudah berhasil mengevakuasi seluruhnya. Dari seluruh pekerja tertimbun itu, dua berhasil selamat sementara 12 meninggal dunia," ungkap Kepala Kantor SAR Balikpapan, Hendra Sudirman, ditemui di lokasi ruko ambruk, Jumat malam, (6/6/2014).
Jasad korban yang bernama Jarwo (35) warga Ponorogo, Jawa Timur itu, berhasil dideteksi pada Jumat sore sekitar pukul 17. 30 Wita.
Namun, karena posisi jasad yang bekerja sebagai tukang pada proyek pembangunan ruko Cendrawasih Permai itu terhimpit beton dan material bahan bangunan yang ambruk sehingga baru berhasil dievakuasi pada Jumat malam sekitar pukul 18. 33 Wita.
Dengan penemuan korban tewas ke-12 ruko ambruk tersebut kata Hendra Sudirman, tugas tim SAR untuk melakukan pencarian sudah berakhir.
"Dari data BPBD, ini merupakan korban terakhir dan setelah saya berkoordinasi dengan Direktur Operasional di Jakarta, kami diperintahkan segera pulang jika tidak ada perkembangan data tentang adanya korban lainnya. Jadi, dari data itu tercatat 84 korban dan ini yang terakhir sehingga kami anggak 'clear' atau selesai," kata Hendra Sudirman.
Sepanjang Jumat, tim SAR berhasil menemukan tiga jenazah pekerja akibat ambruknya ruko Cendrawasi Permai.
Sebelumnya, yakni sekitar pukul 11. 30 Wita, tim SAR berhasil mengevakuasi jasad Jono (50) kemudian sekitar pukul 14. 40 Wita jasad Toni (35), keduanya warga Ponorogo, Jawa Timur berhasil dievakuasi dari reruntuhan ruko Cendrawasih Permai. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer