Suara.com - Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) Timika Wonda dipastikan tewas dalam kontak tembak dengan aparat keamanan yang terjadi Sabtu (7/6/2014) di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Data yang dihimpun Antara dari Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya, menyebutkan, Timika Wonda, selama ini dikenal sebagai tangan kanan Goliat Tabuni, salah satu pimpinan OPM. Sedangkan kelompok Goliat dilaporkan sering menganggu masyarakat dan menyerang aparat keamanan.
"Kepastian itu berasal dari pengakuan warga masyarakat di sekitar tempat kejadian perkara (TKP)," ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf. Rikars Hidayatullah ketika dihubungi Antara membenarkan kalau Timika Wonda adalah tangan kanan Goliat Tabuni. Kontak tembak itu berawal saat aparat keamanan melakukan patroli bersama di sekitar kawasan Tingginambut yang bisa dicapai sekitar dua setengah jam dari Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya.
Dalam kontak tembak ini, menurut Letkol Rikars, aparat keamanan juga menyita dua pucuk senjata laras pendek. Setelah dilakukan pengecekan ternyata kedua pucuk laras pendek itu bukan senjata organik TNI maupun Polri. "Senjata yang dimiliki kelompok bersenjata itu diduga buatan Cina," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM