Suara.com - Militan bersenjata menyandera 48 warga negara Turki dari konsulat Turki yang terletak di Kota Mosul, Irak, hari Rabu (11/6/2014). Militan yang tergabung dalam organisasi Negara Islam di Irak dan Syam (ISIL) sudah merebut Kota Mosul sehari sebelumnya.
Sebanyak 48 warga Turki diculik dari gedung konsulat dan ditahan di sebuah basis mlitan. Mereka yang ditahan adalah konsulat jenderal, tiga anak-anak, dan beberapa anggota pasukan khusus Turki.
"Beberapa kelompok militan di Mosul sudah dihubungi untuk memastikan keselamatan para staf diplomat," kata sebuah sumber di pemerintahaan Turki.
Dengan demikian, kini ada 76 warga negara Turki yang ditangkap ISIL di Mosul. Sebelumnya, ISIL sudah menangkap 28 supir truk Turki yang sedang mengantar solar ke sebuah pembangkit listrik di kota tersebut. ISIL adalah salah satu cabang organisasi teroris internasional Al-Qaeda.
Menyusul penculikan tersebut, Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan sudah menggelar pertemuan darurat dengan sejumlah pihak terkait termasuk Badan Intelijen Nasional Turki (MIT) untuk membahas perkembangan yang terjadi.(Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026