Suara.com - Calon Presiden nomor urut dua, Joko Widodo menjanjikan smembiayai kebutuhan petani Indonesia dengan pembagian benih dan pupuk gratis.
Hal itu disampaikan Jokowi saat berkampanye menyusuri wilayah pantai utara Jawa Barat, Selasa (17/6/2014).
"Harga pupuk mahal ngga, benih ada ngga? Kalau mahal saya akan gratiskan nanti, petani harus mendapatkan pelayanan yang baik, sehingga dapat berproduksi dengan baik," kata mantan Wali Kota Solo itu di Lapangan Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Selain memberikan keringanan kepada pada para petani, dia juga akan menambahkan kuota beras miskin dan siap memperbaiki kualitasnya.
"Beras miskin dihapus ngga? Ngga, itu akan ditambah dan diperbaiki kualitasnya. Tidak ada itu hapus-hapus, jangan dengar kata mereka yang ingin mencari kesalahan saya dengan cara seperti itu," sahut Jokowi sambil disambut dengan tepukan dan sorak sorai dari masyarakat Subang.
Saat berorasi, Jokowi tidak hanya sendirian, hadir pula Bupati Subang, Bapak Ocheng untuk membantu meyakinkan masyarakat Subang .
Hadir pula Maurar Sirait untuk menyapa warga yang telah mendukungnya menjadi wakil rakyat di Senyan pada periode 2014-2019.
Dalam orasinya, pria yang biasa disapa Ara ini mengajak maayarakat Subang untuk memilih Jokowi JK. Bahkan pada akhir orasinya, dia sempat berceletuk dengan menyebut Jokowi presiden kita.
"Saudara sekalian, jangan lupa pilih nomor urut dua ya, Jokowi Presiden kita," tutupnya sambil tertawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas
-
Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi
-
Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz
-
Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK
-
Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang
-
Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai
-
Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah