Suara.com - Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto mengatakan dukungan umat Islam kepadanya dalam Pemilu Presiden 2014 sangat berarti.
Hal itu disampaikannya atas dukungan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan, Jawa Timur, yang diberikan kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (24/6/2014).
"Saya merasa sangat terharu, dukungan yang besar sangat berarti. Saya ucapkan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam," ucapnya.
Prabowo mengatakan dukungan dari segenap ulama se-Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk guru besar, profesor dan alumni Institut Teknologi 10 November merupakan amanah yang harus dipegangnya.
Mantan Danjen Kopassus itu mengaku merasa cocok dan dekat dengan para kiai, terutama dari kalangan Nahdlatul Ulama.
Hal itu diungkapkannya lantaran sebagai mantan prajurit TNI, ia kerap dikirim ke daerah operasi yang berisiko tinggi dan kerap berhadapan dengan maut.
"Saya dulu prajurit tempur, kerap dikirim ke daerah operasi, menghadapi maut. Kalau sudah begitu, yang pertama dicari pasti kiai, minta didoakan, minta doa juga sebelum berangkat," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat yang hadir dalam kampanye akbar itu untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Juli mendatang.
"Sebentar lagi kita akan melangsungkan satu kegiatan besar, bagian dari kedaulatan rakyat. Terima kasih dukungannya, tapi tolong buktikan pada 9 Juli nanti," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran