Suara.com - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto meminta kepada pihak yang merasa dirugikan dengan pernyatannya soal hasil rekomendasi Dewan Kehormatan Perwira (DKP) dan alasan pemecatan Prabowo Subianto, untuk menunjukan keberatannya.
"Sebenarnya penjelasan yang saya berikan proporsional dan setelah itu kalau tidak setuju, tidak seperti yang dipahami beliau-beliau itu, saya kira Pak Prabowo bisa sampaikan keberatan kepada saya dan menjelaskan mana-mana yang tidak sesuai," kata Wiranto usai diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Dia menambahkan, pihak-pihak yang tidak suka dengan pernyatannya tidak pantas untuk melakukan ancaman. Sebab, menurutnya ancaman apapun tidak membuatnya mundur mengungkapkan kebenaran.
"Saudara-saudara sekalian, saya sebagai mantan militer yang tentu masih punya semangat militer, saya tentu tidak akan mundur untuk terus menyampaikan kebenaran, walaupun diancam sekalipun oleh siapa pun. Ini sikap saya," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok