Suara.com - Beberapa pekan terakhir Italia dihebohkan oleh sebuah fenomena ajaib: jenazah seorang gadis mungil yang dimumikan di dalam sebuah katakombe di Palermo, Sisilia, ternyata masih bisa mengedipkan matanya.
Jenazah itu adalah Rosalia Lombardo, gadis cilik berusia dua tahun yang wafat pada 1920an. Dia bersemayam di dalam katakombe itu bersama sekitar 8000 jenazah lainnya.
Media-media Italia di beberapa minggu terakhir memberitakan bahwa kelopak mata anak itu bergerak beberapa kali setiap harinya. Mata jenazah itu disebut berwarna biru terang dan bisa dilihat melalui sela-sela rambutnya yang terurai di wajahnya.
Akibatnya orang-orang mulai memadati tempat itu untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut.
Tetapi kini media Italia melaporkan bahwa fenomena itu sudah diselidiki dan hasilnya mungkin mengecewakan bagi mereka yang percaya kepada keajaiban.
"Itu adalah ilusi optik yang dihasilkan oleh cahaya yang masuk melalui sisi jendela, yang terus berubah sepanjang hari" kata Dario Piombino-Mascali, kurator Katakombe Kapusin, tempat jenazah itu disemayamkan.
Menurut sang kurator, kelopak mata mumi itu tidak benar-benar tertutup.
Katakombe Kapusin di Palermo sendiri adalah sebuah kuburan yang awalnya digunakan untuk mengubur para biarawan di biara setempat dan digunakan sejak abad ke-16. Dalam perkembangannya warga lokal juga menggunakan tempat itu mengubur orang-orang yang mereka kasihi dengan cara dimumi. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend