Suara.com - Calon presiden nomor urut dua, Joko Widodo, menjalani verifikasi laporan harta kekayaan di Komisi Pemberantasan Korupsi selama sekitar tiga jam, Kamis (26/6/2014).
Usai menjalani verifikasi, kepada wartawan Jokowi mengatakan bahwa pemeriksaannya sangat rinci.
"Tadi klarifikasinya, pertanyaan sangat detail sekali dari aset yang bergerak dan tidak bergerak, meskipun sebetulnya bukan sekali harta kami di cek KPK, 2005, 2010 dan 2012, dari harta yang kecil-kecil juga," kata Jokowi di kantor KPK.
Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) tersebut mengapresiasi kinerja KPK.
"Jadi tadi sudah hadir di KPK sudah klarifikasi seluruh proses berjalan dengan baik, kami Jokowi - JK sangat menghargai dan mengapresiasi KPK," kata Jokowi.
Setelah Jokowi, giliran Jusuf Kalla akan menjalani verifikasi laporan harta kekayaan. Rencananya, JK akan datang ke KPK sekitar jam 14.00 WIB.
Pasangan Prabowo dan Hatta telah menjalani verifikasi sehari sebelumnya.
Hasil verifikasi laporan ini nanti akan diserahkan KPK ke KPU dan kemudian diumumkan kepada publik.
Seperti diketahui laporan tersebut sesuai dengan Pasal 5 huruf f dan pasal 14 ayat 1 huruf d, UU nomor 42 Tahun 2008 tentang pemilihan Umum Presiden dan wakil Presiden.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan